Rencana Pemprov Lampung: Perluasan Kota Baru 4.000 Hektare untuk Pertumbuhan Ekonomi

LAMPUNG, HARIANEXPRESS - Pemerintah Provinsi Lampung tengah mempersiapkan langkah besar dengan merencanakan perluasan kawasan Kota Baru yang terletak di Kabupaten Lampung Selatan. Rencana ini mencakup penambahan area seluas 4.000 hektare, yang akan memperluas kawasan yang sudah ada saat ini. Perluasan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga untuk mendukung program-program strategis pemerintah pusat.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung, Mulyadi Irsan, menjelaskan bahwa kawasan Kota Baru saat ini sudah mencakup 1.308 hektare. Kawasan ini direncanakan untuk menjadi pusat pemerintahan baru Provinsi Lampung, termasuk berbagai instansi vertikal yang mendukung operasional pemerintahan.

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan pembangunan dan pemanfaatan ruang yang lebih luas, penambahan lahan menjadi sangat penting. Dalam rencana ini, sebagian besar dari 4.000 hektare yang akan ditambahkan berada di wilayah hutan, namun Mulyadi menegaskan bahwa pemanfaatan lahan tersebut akan sesuai dengan regulasi yang ada tanpa memerlukan proses pelepasan kawasan dari Kementerian Kehutanan.

Pemprov Lampung akan segera mengajukan draf rencana blok plan yang mencakup perluasan kawasan ini kepada Kementerian Kehutanan. Selain itu, pemerintah provinsi juga berencana untuk mengadakan audiensi dengan Menteri Kehutanan untuk membahas rencana tersebut secara lebih komprehensif. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa proses perluasan berjalan sesuai dengan ketentuan hukum dan memperoleh dukungan penuh dari pemerintah pusat.

Perluasan kawasan Kota Baru ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian Lampung, sekaligus berkontribusi pada pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional. Mulyadi Irsan optimis bahwa pengembangan kawasan Kota Baru akan menjadi salah satu pendorong utama dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional yang dipatok sebesar 8 persen.

Dengan pemanfaatan lahan yang lebih luas, kawasan ini diperkirakan akan menarik banyak investasi, membuka lapangan kerja baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, langkah ini juga sejalan dengan program ketahanan pangan yang menjadi salah satu fokus utama pemerintah pusat. Keberadaan kawasan yang lebih besar akan memberi ruang bagi pengembangan sektor-sektor penting yang dapat mendorong perekonomian daerah.

Inisiatif ini juga menunjukkan komitmen Pemprov Lampung untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Perluasan kawasan Kota Baru diharapkan tidak hanya akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mendukung sektor-sektor prioritas nasional, seperti ketahanan pangan dan pengembangan infrastruktur.

Dengan adanya kawasan yang lebih luas, Pemprov Lampung berharap dapat memberikan kontribusi lebih besar dalam upaya mempercepat pencapaian target pembangunan nasional. Pembangunan ini dirancang untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan dengan memperhatikan aspek keberlanjutan agar dapat memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat Lampung.

Perluasan Kota Baru Lampung ini diperkirakan akan membuka berbagai peluang baru, baik bagi sektor bisnis maupun masyarakat umum. Dengan terbukanya akses untuk investasi dan pengembangan infrastruktur, kawasan ini akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang dapat mempercepat kemajuan daerah. Pemprov Lampung berkomitmen untuk memastikan bahwa pembangunan ini berlangsung secara transparan, bertanggung jawab, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Rencana perluasan kawasan Kota Baru Lampung seluas 4.000 hektare ini merupakan langkah strategis yang diambil Pemprov Lampung untuk mendukung pertumbuhan ekonomi regional dan nasional. Diharapkan, pengembangan kawasan ini akan menciptakan banyak peluang investasi, membuka lapangan kerja baru, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat, rencana ini diharapkan dapat berjalan sesuai dengan harapan, memberikan manfaat yang besar bagi perekonomian daerah, dan memperkuat sektor-sektor strategis yang mendukung ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bupati Pesawaran Diperiksa Kejati Lampung Terkait Dugaan Korupsi SPAM