M Ridwan Habibie A Penulis | Redaksi Editor
HARIANEXPRESS, LAMPUNG SELATAN- Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan memperkuat pelestarian budaya dan ekonomi kreatif melalui Pentas Seni Budaya Helau di Kalianda, Selasa (16/6/2026).
Pentas Seni Budaya Helau digelar sebagai ruang ekspresi bagi para seniman sekaligus sarana memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat. Program ini juga diarahkan untuk memperkuat daya tarik wisata berbasis seni dan tradisi lokal.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Selatan I Nyoman Setiawan mengatakan, agenda tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga warisan budaya. Kegiatan ini rutin diselenggarakan setiap Jumat di Panggung Terbuka Gedung Olahraga Way Handak, Kecamatan Kalianda.
“Pentas Seni Budaya Helau merupakan upaya pemerintah daerah untuk memberikan ruang ekspresi dan apresiasi bagi para seniman. Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kebanggaan terhadap budaya lokal sekaligus mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus melestarikan warisan budaya Lampung Selatan,” ujar I Nyoman Setiawan.
Menurut Nyoman, pentas seni tersebut tidak hanya disiapkan sebagai hiburan masyarakat. Lebih dari itu, agenda ini menjadi media edukasi budaya agar masyarakat semakin mengenal, mencintai, dan menjaga seni tradisi daerah.
Ia menjelaskan, Pentas Seni Budaya Helau akan menampilkan beragam pertunjukan dari berbagai bidang seni. Pertunjukan yang disiapkan meliputi musik modern, band, seni tari, sastra, teater, pantomim, musik tradisional, gitar tunggal, hingga pameran seni rupa.
Seluruh penampilan akan melibatkan seniman, komunitas kreatif, dan pelaku seni dari berbagai wilayah di Lampung Selatan. Pelibatan tersebut diharapkan dapat memperluas ruang tampil bagi para kreator lokal.
Pemerintah daerah juga melihat kegiatan ini sebagai bagian dari strategi mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif. Kehadiran pengunjung dalam setiap agenda diharapkan mampu menggerakkan aktivitas usaha masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.
Nyoman mengatakan, seni dan budaya memiliki hubungan erat dengan sektor pariwisata. Ketika pertunjukan seni dikemas secara rutin dan menarik, wisatawan dapat memperoleh pengalaman yang lebih khas saat berkunjung ke Lampung Selatan.
“Seni dan budaya memiliki peran penting dalam mendukung sektor pariwisata. Melalui Pentas Seni Budaya Helau, wisatawan tidak hanya menikmati destinasi wisata yang ada, tetapi juga dapat merasakan pengalaman budaya yang autentik dan khas Lampung Selatan,” ucapnya.
Selain memperkuat promosi pariwisata, penyelenggaraan pentas seni juga berpotensi memberi dampak bagi pelaku UMKM. Aktivitas kuliner, kerajinan, produk kreatif, hingga usaha pendukung lain dapat ikut berkembang seiring meningkatnya kunjungan masyarakat.
Dengan konsep pertunjukan terbuka, masyarakat dapat menikmati karya seni lokal secara lebih dekat. Ruang seperti ini dinilai penting untuk membangun kebanggaan terhadap identitas budaya daerah.
Nyoman berharap Pentas Seni Budaya Helau dapat menjadi agenda budaya unggulan yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Konsistensi penyelenggaraan dinilai akan membantu memperkuat ekosistem seni dan ekonomi kreatif di Lampung Selatan.
Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat melahirkan generasi seniman baru yang mampu menjaga sekaligus mengembangkan kekayaan budaya daerah. Peran generasi muda dianggap penting agar seni tradisi tetap hidup dan relevan dengan perkembangan zaman.
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan akan terus mendorong kolaborasi antara seniman, komunitas kreatif, pelaku UMKM, dan sektor pariwisata. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperluas manfaat pentas seni bagi masyarakat.
Melalui Pentas Seni Budaya Helau, Lampung Selatan berupaya menghadirkan ruang budaya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkuat identitas lokal, mendukung pariwisata, dan menggerakkan ekonomi kreatif daerah.


