M Ridwan Habibie A Penulis | Ipnu Subroto Editor
HARIANEXPRESS, BANDAR LAMPUNG- Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan menghadiri nonton bareng (nobar) Piala Dunia FIFA 2026 di kawasan Way Halim, Bandar Lampung, Kamis (16/07/2026).
Agenda nobar digelar sebagai upaya mendorong pertumbuhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat selama perhelatan Piala Dunia berlangsung. Pemerintah Provinsi Lampung memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan acara tersebut.
Dukungan itu merupakan tindak lanjut dari surat edaran Menteri Dalam Negeri yang mendorong pemerintah daerah memanfaatkan momentum Piala Dunia sebagai sarana menggerakkan ekonomi kerakyatan sekaligus menghadirkan ruang hiburan bagi masyarakat.
Marindo Kurniawan meninjau langsung jalannya nobar yang dipadati warga dari berbagai wilayah di Bandar Lampung. Sejumlah pelaku UMKM memanfaatkan momentum tersebut dengan membuka stan makanan, minuman, hingga berbagai produk lokal.
Menurut Pemerintah Provinsi Lampung, penyelenggaraan nobar telah berlangsung sejak awal turnamen dan terus berlanjut hingga memasuki babak semifinal. Antusiasme masyarakat dinilai terus meningkat seiring bertambahnya tensi pertandingan.
“Momentum Piala Dunia ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga kami manfaatkan untuk mendorong perputaran ekonomi melalui UMKM yang berpartisipasi,” ujar Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan.
Ia mengatakan kehadiran masyarakat dalam jumlah besar memberikan dampak positif terhadap pendapatan para pedagang. Kondisi tersebut menjadi salah satu indikator bahwa kegiatan publik dapat memberikan manfaat ekonomi apabila dikelola dengan baik.
Selain menjadi ruang berkumpul bagi para pencinta sepak bola, nobar juga menghadirkan suasana yang aman dan tertib. Pemerintah daerah bersama panitia memastikan pelaksanaan acara berjalan lancar selama pertandingan berlangsung.
Berbagai stan kuliner lokal tampak ramai dikunjungi pengunjung sejak sore hingga pertandingan dimulai. Pelaku UMKM mengaku memperoleh peningkatan jumlah pembeli dibandingkan hari biasa.
“Kami berharap kegiatan seperti ini mampu memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM sekaligus menjadi hiburan yang sehat bagi masyarakat Lampung,” kata Marindo Kurniawan.
Pemerintah Provinsi Lampung juga terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak agar pelaksanaan nobar dapat berlangsung hingga partai final. Sinergi antarlembaga dinilai penting untuk menjaga kelancaran acara dan kenyamanan masyarakat.
Memasuki laga puncak Piala Dunia FIFA 2026, pemerintah menyiapkan konsep penyelenggaraan yang lebih besar. Hal itu dilakukan mengingat tingginya minat masyarakat untuk menyaksikan pertandingan secara bersama-sama.
Untuk partai final yang akan digelar pada Minggu malam, Pemerintah Provinsi Lampung berencana berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bandar Lampung. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan suasana yang lebih meriah.
Lokasi nobar final direncanakan dipusatkan di kawasan Tugu Adipura, Bandar Lampung. Kawasan tersebut dipilih karena memiliki ruang terbuka yang dapat menampung lebih banyak masyarakat.
Pemerintah Provinsi Lampung berharap rangkaian nobar hingga partai final dapat memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat dalam menikmati ajang olahraga terbesar di dunia tersebut.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, momentum Piala Dunia FIFA 2026 diharapkan tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.


