HARIANEXPRESS, LAMPUNG – Tim peneliti Institut Teknologi Bandung (ITB) memasang Smart Apiary Protection System (SAPS) di Provinsi Lampung guna membantu peternak lebah trigona menekan kerugian akibat serangan beruang madu, Minggu (26/7/2026).
Sistem berbasis Internet of Things (IoT) ini dikembangkan sebagai solusi atas meningkatnya gangguan beruang madu (Helarctos malayanus). Satwa liar tersebut kerap merusak stup atau sarang lebah milik peternak.
Pemasangan SAPS berlangsung pada 24–26 Juli 2026 di dua lokasi berbeda. Lokasi tersebut meliputi KTH Lantana, Desa Sidomulyo, Kabupaten Tanggamus, dan KTH Apicalis, Desa Pemerihan, Kabupaten Pesisir Barat.
“Selama beberapa tahun mendampingi peternak, kami melihat persoalan terbesar saat ini bukan lagi kualitas maupun pemasaran madu, melainkan bagaimana melindungi aset budidaya dari gangguan satwa liar,” ujar Dr. Saladin Uttunggadewa (Ketua Tim Pengabdian Masyarakat FMIPA ITB).
Saladin menambahkan, pengembangan Smart Apiary Protection System ini diharapkan dapat mengurangi kerugian. Selain itu, sistem tersebut juga diharapkan dapat meminimalkan konflik antara manusia dan satwa liar.


