Rabu, 26 Agustus 2026
Hot

Polisi Baku Tembak Pencuri Baterai BTS di Lampung, Satu Pelaku Tewas

Satu dari tujuh pelaku pencurian baterai tower BTS tewas dalam baku tembak dengan polisi di Tulang Bawang, Lampung, Minggu (28/6). Polisi juga menyita senjata api rakitan.

Article ad before first paragraph

Ridwan Habibie Penulis | Muklis Purwanto Editor

Harian Express, TULANG BAWANG – Polisi terlibat baku tembak dengan komplotan pencuri baterai tower Base Transceiver Station (BTS) di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, Minggu dini hari. (28/06/2026)

Insiden ini mengakibatkan satu pelaku tewas dan tujuh terduga pelaku lainnya berhasil diamankan oleh petugas. Peristiwa terjadi di dekat Gerbang Tol Menggala ruas Terpeka.

Satu korban tewas diidentifikasi sebagai Aria Isnandar (32), warga Lampung Utara. Enam pelaku lain yang diamankan yakni Afrizal (29), Erik Kantona (33), Ardiansyah (29), Prastia Isnanda (29), Muhamad Junardi (20) juga warga Lampung Utara, serta Trianjunanda Saputra (30) warga Tulang Bawang.

Article ad in the middle of article

Kasatreskrim Polres Tulang Bawang, AKP Apfryyadi Pratama, menjelaskan bahwa peristiwa ini bermula sekitar pukul 00.09 WIB. Tim URC Tekab 308 menerima laporan dugaan pencurian baterai tower di Kampung Mekar Indah Jaya, Kecamatan Banjar Baru.

Saat petugas tiba di lokasi, rak penyimpanan baterai tower sudah ditemukan dalam keadaan rusak dan terbuka, namun para pelaku telah melarikan diri. Petugas kemudian langsung melakukan penyekatan di beberapa titik.

Tidak lama berselang, petugas mencurigai sebuah mobil Toyota Calya putih yang melaju dengan kecepatan tinggi. Upaya petugas untuk menghentikan kendaraan tersebut di depan Mapolres Tulang Bawang justru direspons dengan penabrakan kendaraan patroli polisi.

Para pelaku juga melepaskan tiga kali tembakan ke arah petugas saat itu. Pengejaran terus berlanjut hingga kawasan Gerbang Tol Menggala.

Di lokasi tersebut, polisi kembali berupaya menghentikan kendaraan para pelaku, namun kembali mendapat perlawanan dengan penabrakan mobil dan penembakan. AKP Apfryyadi mengatakan anggota sempat memberikan tembakan peringatan.

Namun, karena pelaku tetap melakukan perlawanan dan situasi membahayakan keselamatan anggota, tindakan tegas dan terukur diambil. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan para pelaku positif mengonsumsi narkoba.

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti dari kendaraan pelaku, termasuk dua pucuk senjata api rakitan dan peralatan pemotong besi. Selain itu, ditemukan pula dua paket sabu beserta sejumlah plastik klip bekas pakai.

AKP Apfryyadi menambahkan bahwa para pelaku diketahui terlibat di sejumlah lokasi pencurian baterai tower BTS di Lampung. Dampak pencurian ini sempat menyebabkan sinyal hilang dan mengganggu aktivitas masyarakat yang membutuhkan layanan internet.

Saat ini, enam tersangka yang masih hidup menjalani pemeriksaan intensif. Polisi terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan para pelaku pada aksi pencurian di lokasi lain, serta mendalami asal senjata dan penampung baterai curian tersebut.

Article ad after last paragraph